Senin, 02 November 2009

IDEALS

IDEALS
Talk about ideals, is also talks about human being. Every human being has certain ideals. Since we child, we already have dreams what would becoming then. Actually, not easy to make it realize about the goal, there is must be more efforts, more hard work and more prayers to the God. I'm the first of three brothers. My parents was very busy every day. I usully do everything by my self since I was child. I do all my own since I'm 4th years old. But, we still loving each others. My family is so rigid and democratic. Rigid is means to everything in our family look like not care, but we love each other. But democratic is means to our freedom to make decisions which one the best for us. Our parents didn't impose, they merely giving advice and referrals only.
Like the other childrens, since child, I already have a small goal. My goal is to become a doctor. when child, if the people ask to me, "what  u become  later?",  with the firm and enthusiastically replied, "I want to become a doctor!!." When I was in junior high school, my aspiration to become a doctor very stronger, because I prefer to biolology subjects. Different as, I learn a pattern that tends to decrease as a result of my love monkey natural when I was in Second level of senior high school. And then, I graduated from high school first and I proceed to senior high school. This moment is the most beautiful, enjoy, full of caprice and the laughter and the first time I wept because loved. all people think that this period is the most beautiful in life. where's the sense and the desire to try everything, from the positive things, to the negative.
Talk about the ideals, I don’t think that actually. I think just play, make a games and things to play with. I do more negative things than positive things. Slowly,  I must changed my life! and the behaviour changes that I feel is when I was on the third level of Senior High School. I think any something  wrong with my habbit, so I must change it and make a goals!
 I began to follow the study, because the moment I will take the national exam. activity a day - I was learning. I graduated from the junior high school with a satisfactory test results. but the struggle has not even finished I have a big problem. "want to continue to go?". Finally, I think to continue to university level. All try to follow me out to know how much ability I have. none of the results - I graduated in the medical. I change my mind and my mind began to change their selected major agribusiness, and the results passed. learn from this experience, I set the SPMB, my first choice is Medical and the second is Agribusiness. I finally graduated in Agribusiness, Syiah Kuala University.
But it happens, The dreams to became a doctor has not been realized. but I didn't despair. This is probably the best way of God given to me, and I am always grateful for getting all. I still have ideals, that is make both of my parents happy. I believe a time will surely be able to realize my dream and my goal. with hard work, effort and prayer.


CITA - CITA
Bicara tentang cita - cita, bicara juga tentang manusia. setiap manusia pasti punya cita - cita. sejak kecil kita sudah punya cita - cita akan jadi apa jika kita dewasa. tentu bukan hal yang mudah untuk mewujudkan cita -cita, harus ada usaha, kerja keras dan juga doa kepada tuhan. saya anak pertama dari tiga bersaudara. saya mempunyai kedua orangtua yang sangat sibuk. sejak kecil saya sudah dilatih untuk mandiri. mulai dari pakai baju, mandi, pergi ke sekolah, semuanya saya lakukan sendiri, sejak saya berumur 4 tahun. tetapi, saya tetap merasakan kasih sayang dari kedua orang tua saya. keluarga saya adalah keluarga yang kaku dan demokratis. kaku dimaksudkan disini adalah sikap kami dalam keluarga yang sangat tidak peduli, padahal sesungguhnya kami sangat saling menyayangi dan mencintai. Sedangkan demokratis yang saya maksudkan adalah kebebasan kami untuk membuat keputusan mana yang terbaik untuk kami. orang tua kami tidak pernah memaksakan, mereka cuma memberi nasehat dan arahan saja.
Seperti anak yang lainnya, sejak kecil saya sudah punya cita-cita. cita-cita saya adalah menjadi seorang dokter. ketika saya kecil, setiap ada yang menannyakan kepada saya, "ingin jadi apa kamu kelak?", dengan tegas dan penuh semangat saya menjawab "saya ingin menjadi seorang dokter". Ketika saya berada di sekolah menengah pertama, cita-cita saya menjadi seorang dokter semakin kuat, karena kesukaan saya terhadap mata pelajaran biologi. lain halnya dengan pola belajar saya yang cenderung menurun akibat cinta monyet yang saya alami ketika saya duduk di bangku kelas 2 sekolah menengah pertama. seiring dengan berjalannya waktu, saya lulus dari sekolah menengah pertama dan saya melanjutkan ke sekolah menengah atas. masa inilah yang paling indah, kocak,penuh canda dan tawa dan masa ketika pertama kali saya menangis karena cinta. semua orang berpendapat kalau masa ini adalah masa yang paling indah dalam hidup. masa dimana rasa penasaran dan keinginan untuk mencoba segala hal, mulai dari hal positif, sampai hal yang negatif.
Bicara mengenai cita-cita, tidak terbayangkan dalam fikiran saya. yang saya fikirkan hanyalah bermain, bermain dan bermain. disamping itu, hal yang negatif yang lebih banyak saya lakukan dibandingkan dengan hal yang positif. lambat laun saya berubah. dan perubahan yang saya rasakan adalah ketika duduk di bangku kelas tiga semester kedua. saya mulai berfikir kalau kebiasaan yang saya lakukan selama ini salah, dalam arti saya tidak punya tujuan hidup. bimbingan belajar mulai saya ikuti, karena sebentar lagi saya akan mengikuti ujian nasional. aktivitas sehari - hari saya adalah belajar. hasilnya saya lulus dari sekolah menengah pertama dengan hasil ujian yang memuaskan. tetapi perjuangan belum selesai bahkan saya mempunyai sebuah problem yang besar. "mau melanjut kemana?". akhirnya saya berfikir untuk melanjutkan ke jenjang universitas. segala jenis try out saya ikuti untuk mengetahui berapa besar kemampuan yang saya miliki. hasilnya tidak ada satupun saya lulus di fakultas kedokteran. saya berubah fikiran dan saya mulai mengalihkan fikiran memilih jurusan agribisnis dan hasilnya lulus. belajar dari pengalaman tersebut, saya menetapkan di SPMB, pilihan pertama saya Kedokteran dan Yang kedua Agribisnis. akhirnya saya lulus di Agribisnis, Universitas syiah kuala.
Mungkin ini adalah jalan yang terbaik yang diberikan tuhan kepada saya, dan saya selalu bersyukur atas segala pemberiannya. saya masih mempunyai cita-cita, yaitu membahagiakan kedua orangtua saya. saya yakin suatu saat nanti saya pasti bisa mewujudkan mimpi dan cita-cita saya. dengan kerja keras, usaha dan doa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar